Powered By Blogger

Kamis, 29 November 2012

Rasa CINTA AWAL JUMPA (eps5


RASA CINTA AWAL JUMPA
Eps5

  “Begini lho,mbak,mas… Saya pindah kerja di Jakarta,rencana saya sihh..saya mau menetap di Jakarta bersama keluarga..” 

“Bagus kalau begitu,Ridwann.. lebih baik kamu menetap di sini saja..lagipula,Nazla dan Abiel pasti tidak merasa kesepian lagi..”

“Benarkah itu mbak,mas?Apakah itu merepotkan mbak dan mas sekeluarga?”

“Tidak,Ridwan.. Malahan kami senang sekali,keadaan rumah akan menjadi lengkap dan ramai..”

“Wahh…terima kasih banyak ya mbak. Saya akan memberitahunya kepada Dewi dan Acha”
“Iya Ridwan,sama-sama” (Mama Ira tersenyum)

Aku dan Acha yang sedang menguping pembicaraan tersebut,spontan loncat-loncat dan berteriak girang.

“Wahh Acha.. sepertinya kamu akan menetap di sini terusss..” ujarku girang

“Hahahaha… iya..aku juga senanggg banget,abisnya bisa ketemu kami setiap hari” balas Acha sambil meloncat-loncat di kasur

“Ahh..udah Cha.. yukk berenang di taman belakang” ajakku

“Oke dehh.. capcuss” balas Acha

  Di kolam renang,aku dan Acha melihat Dewi dan Nazla tengah berenang

“Ehh.. halo kakak Abiell…” sapa Dewi yang tengah berenang

“Hay Dewii.. wahh asik berenangnya.. “ balasku

“Iya kak,hehehe.. ayo kak,ikutan aku sama Nazla berenang” ajak Dewi ceria

“Iya deh dek,bentar ya..hehehehe” balasku sambil tersenyum

“Eh biel,kamu punya baju renang lebih dari satu?” ujar Acha menanyakan

“Hem..ada kok,aku punya tiga,tenang ajah..” ujarku meyakinkan

“Oke deh,thx ya abiell..” senyum Acha kepadaku

“No problem” balasku sambil tersenyum juga

Aku dan Acha segera berganti pakaian renang.Aku memakai baju renang panjang,berwarna biru,sedangkan Acha memakai baju renang pendek,berwarna merah yang juga kepunyaanku.Tak lama,aku dan Acha segera menceburkan diri ke kolam renang.
“Duh..segar ya,Abiel..” nikmat Acha

“Iya nih.. segar banget malahan” balasku sambil menikmati segarnya kolam renang sore itu.

  Sekitar satu jam lebih,aku dan Acha menyegarkan diri di kolam renang.Dewi dan Nazla sudah mandi dan sedang bermain di kamar,aku dan Acha pun mengakhiri kegiatan renang kami.
“Udah yuk,Biell..capek nih,lama-lama jdi kedinginan” ucap Acha sambil mengigil tak tahan dingin
“Yukk..aku juga sudah lapar nih,mandi yukk” balasku sambil keluar dari kolam renang

“Yukk..” balas Acha sambil menggandengku menuju tempat handuk diletakkan

Aku dan Acha segera mandi,namun di dalam kamar mandi yang berbeda.Setelah mandi,aku dan Acha berganti baju dan masuk ke dalam kamar untuk menonton televisi bersama.
“Cha..udah ganti baju?” teriakku pelan di balik pintu kamar Acha

“Sudah biel,sebentar lagi pake bedak nih..” balasnya

 Tak lama kemudian,Acha segera keluar dari kamarnya.Aku mengajaknya pergi ke kamarku,untuk menonton televisi bersama.Namun tiba-tiba,terdengar ringtone hp ku berbunyi yang menandakan ada sms.Kulihat sms tersebut.
From : Umay
Text : Hay Fay..lagi apa?
Rupanya ada sms dari Umay.Aku segera membalas sms itu.Tiba-tiba hatiku berbunga-bunga,tak tahu kenapa..hehehehe…
To : Umay
Text : Hay juga Umay,lagi nonton tivi sama saudara.Kamu sendiri lagi apa?
Lalu,aku meng-klik tombol send,akhirnya sms itu terkirim ke Umay.Tak lama setelah itu,Umay membalas sms itu.Kubuka lag isms dari Umay.
From : Umay
Text : Lagi mau latihan nyanyi nih.Wahh..asyik ya nonton tivi,hehehehe..ya sudah Fay,aku berangkat dulu.See you..:)
Lagi-lagi aku senyum-senyum sendiri,kubalas sms dari Umay itu.
To : Umay
Text : Hehehe..baiklah Umay.See you too ;)
Kukirim sms itu.Setelah tak ada balasan dari Umay,aku melihat Acha.Tak kusangka,ternyata Acha sudah tertidur,hehehe.Aku tersenyum melihat Acha,aku sangat gemas melihat Acha saat sedang tertidur.Mukanya manis sekali.Tak beberapa lama,aku pun juga tertidur….

  “Abiell….bangun yukk,sudah pukul 5 pagi,waktunya sekolah..” teriak Acha sambil mengguncang-guncangkan tubuhku

“Hoammbb..Eh Acha,iya cha bentar..” balasku sambil menguap karena masih mengantuk

Sepertinya Acha juga baru bangun,aku segera mengambil handuk,begitu juga Acha,kita sama-sama mandi namun di kamar mandi yang berbeda.
Tak beberapa lama kemudian,aku selesai mandi.Aku segera masuk ke kamar dan berganti seragam sekolah.Rambutku kukuncir kuda dengan pita berwarna putih bercorak bunga melati.Setelah siap,aku menunggu Acha,Dewi dan Nazla di sofa ruang tamu.
“Hay kak Abielll..” sapa Dewi dan Nazla tiba-tiba

“Pagi juga Nazla,Dewi..kalian cantik banget..” balasku sambil tersenyum melihat Dewi dan Nazla memakai seragam merah putih,Dewi dengan rambut kriting yang dikuncir dua,dan Nazla dengan rambut lurus yang dikepang kecil-kecil.

“Hehehe..kakak juga cantik..” balas mereka serempak sambil tersenyum manis

“Makasih banyak adek-adekku yang cantik,ya sudah kalian ke mobil dulu sana,kakak masih nunggu kak Acha” ajakku

“Oke kak..” balas mereka berdua sambil bergandengan menuju mobil

Tak lama kemudian,keluarlah gadis manis dengan rambut berhiaskan bando berwarna merah,memakai seragam merah putih dan menyangking tas berwarna merah.Ya,merah warna kesukaanya…
“Hay abiell..yukk..” ajak Acha sambil menggandengku

“Wah..Acha,kamu manis banget sihh..” ujarku gemas dan mencubit pipinya

“Makasih abiell..kamu juga cantik..hehehe..yukk..” balasnya sambil tersenyum malu

“Oke,yukk” balasku sambil berjalan menuju mobil yang sudah diparkirkan di depan rumah.

Aku dan Acha segera menaiki mobil.Terlihat Dewi dan Nazla sudah menunggu di dalam mobil.Segeralah,kami menuju ke sekolah.Sesampainya di sekolah,Aku,Acha,Dewi dan Nazla segera menuju ruang kepala sekolah untuk menyelesaikan pendaftaran Acha dan Dewi.

“Permisi buu..” ujar kami sopan sambil membuka pintu ruang kepala sekolah

“Iya nak…silahkan masuk” jawab Bu Rianty yang merupakan kepala sekolah

“Begini bu,saya mau menyelesaikan pendaftran saudara saya..” ujarku sopan

“Oh baiklah,namanya siapa..” ucap Bu Rianty sambil membuka-buka buku pendaftaran sekolah

“Raissa Safanah Arif dan Luh Made Gede Nabiella Dewi Wiwaha..” jawabku menyebutkan nama lengkap mereka berdua

“Hmm.. ohh,Raissa??yg mana ya??” tanya Bu Rianty sambil menatap lembut kami berempat

“Saya bu,saya Raissa Safanah Arif,Acha panggilannya” jawab Acha sambil tersenyum sopan

“Lalu,yang bernama Luh Made Gede Nabiella Dewi Wiwaha,siapa?” tanya Bu Rianty kembali

“Saya bu,Luh Made Gede Nabiella Dewi Wiwaha,dan bisa dipanggil Dewi” jawab Dewi sambil tersenyum simpul

“Hmm.baiklah nak.Acha,kamu masuk kelas 6-A,dan Dewi,kamu masuk kelas 5-A … apakah ada yang perlu ditanyakan?” ujar Bu Rianty sambil tersenyum ramah
“Tidak bu.Kalau begitu,terima kasih banyak bu,selamat pagi.” jawab kami berempat sambil berpamitan

“Iya nak,sama-sama,selamat pagi juga..” ujar Bu Rianty membalas senyuman kami

Aku,Acha,Nazla dan Dewi segera keluar dari ruang kepala sekolah.Aku dan Acha masuk ke kelas 6-A,dan Nazla juga Dewi masuk ke kelas 5-A.Karena Acha anak baru,ia duduk di sebelahku,aku meminta temanku,Rara untuk pindah di sebelah JP.Tak beberapa lama kemudian,bel sekolah berbunyi.Bu Azhura,memasuki kelas 6-A.
“Selamat pagi anak-anak..” sapa Bu Azhura memasuki kelas

“Selamat pagii buuu..” jawab teman-temanku serempak

“Di kelas kita,kedatangan murid baru… Silahkan nak…” ujar Bu Azhura mempersilakan Acha untuk memperkenalkan diri

“Hay teman-teman…nama saya Raissa Safanah Arif,bisa dipanggi Acha.Saya pindahan dari Bandung.Mudah-mudahan teman-teman mau menerima saya dengan baik,terima kasih.”

“Baiklah,Acha..terima kasih,silahkan duduk kembali” ujar Bu Azhura ramah

“Sama-sama bu.. “ jawab Acha kembali duduk

Acha kembali duduk di sampingku
“Cha… anak yg duduk di baris kedua duduk jendela itu siapa?” tanya Acha bertanya kepadaku

“Itu Muhammad Raynald Prasetya,panggilannya Ray “ kenal Fay

“Ohh,cowoknya kereenn yakkk..” puji Acha

“Eciyyee,kerenn apa kerenn nohh??hahahayy” goda Fay

“Apaan sihh uhedifgy6ju7ol90-















 RASA CINTA AWAL JUMPA
Eps5

  “Begini lho,mbak,mas… Saya pindah kerja di Jakarta,rencana saya sihh..saya mau menetap di Jakarta bersama keluarga..” 

“Bagus kalau begitu,Ridwann.. lebih baik kamu menetap di sini saja..lagipula,Nazla dan Abiel pasti tidak merasa kesepian lagi..”

“Benarkah itu mbak,mas?Apakah itu merepotkan mbak dan mas sekeluarga?”

“Tidak,Ridwan.. Malahan kami senang sekali,keadaan rumah akan menjadi lengkap dan ramai..”

“Wahh…terima kasih banyak ya mbak. Saya akan memberitahunya kepada Dewi dan Acha”
“Iya Ridwan,sama-sama” (Mama Ira tersenyum)

Aku dan Acha yang sedang menguping pembicaraan tersebut,spontan loncat-loncat dan berteriak girang.

“Wahh Acha.. sepertinya kamu akan menetap di sini terusss..” ujarku girang

“Hahahaha… iya..aku juga senanggg banget,abisnya bisa ketemu kami setiap hari” balas Acha sambil meloncat-loncat di kasur

“Ahh..udah Cha.. yukk berenang di taman belakang” ajakku

“Oke dehh.. capcuss” balas Acha

  Di kolam renang,aku dan Acha melihat Dewi dan Nazla tengah berenang

“Ehh.. halo kakak Abiell…” sapa Dewi yang tengah berenang

“Hay Dewii.. wahh asik berenangnya.. “ balasku

“Iya kak,hehehe.. ayo kak,ikutan aku sama Nazla berenang” ajak Dewi ceria

“Iya deh dek,bentar ya..hehehehe” balasku sambil tersenyum

“Eh biel,kamu punya baju renang lebih dari satu?” ujar Acha menanyakan

“Hem..ada kok,aku punya tiga,tenang ajah..” ujarku meyakinkan

“Oke deh,thx ya abiell..” senyum Acha kepadaku

“No problem” balasku sambil tersenyum juga

Aku dan Acha segera berganti pakaian renang.Aku memakai baju renang panjang,berwarna biru,sedangkan Acha memakai baju renang pendek,berwarna merah yang juga kepunyaanku.Tak lama,aku dan Acha segera menceburkan diri ke kolam renang.
“Duh..segar ya,Abiel..” nikmat Acha

“Iya nih.. segar banget malahan” balasku sambil menikmati segarnya kolam renang sore itu.

  Sekitar satu jam lebih,aku dan Acha menyegarkan diri di kolam renang.Dewi dan Nazla sudah mandi dan sedang bermain di kamar,aku dan Acha pun mengakhiri kegiatan renang kami.
“Udah yuk,Biell..capek nih,lama-lama jdi kedinginan” ucap Acha sambil mengigil tak tahan dingin
“Yukk..aku juga sudah lapar nih,mandi yukk” balasku sambil keluar dari kolam renang

“Yukk..” balas Acha sambil menggandengku menuju tempat handuk diletakkan

Aku dan Acha segera mandi,namun di dalam kamar mandi yang berbeda.Setelah mandi,aku dan Acha berganti baju dan masuk ke dalam kamar untuk menonton televisi bersama.
“Cha..udah ganti baju?” teriakku pelan di balik pintu kamar Acha

“Sudah biel,sebentar lagi pake bedak nih..” balasnya

 Tak lama kemudian,Acha segera keluar dari kamarnya.Aku mengajaknya pergi ke kamarku,untuk menonton televisi bersama.Namun tiba-tiba,terdengar ringtone hp ku berbunyi yang menandakan ada sms.Kulihat sms tersebut.
From : Umay
Text : Hay Fay..lagi apa?
Rupanya ada sms dari Umay.Aku segera membalas sms itu.Tiba-tiba hatiku berbunga-bunga,tak tahu kenapa..hehehehe…
To : Umay
Text : Hay juga Umay,lagi nonton tivi sama saudara.Kamu sendiri lagi apa?
Lalu,aku meng-klik tombol send,akhirnya sms itu terkirim ke Umay.Tak lama setelah itu,Umay membalas sms itu.Kubuka lag isms dari Umay.
From : Umay
Text : Lagi mau latihan nyanyi nih.Wahh..asyik ya nonton tivi,hehehehe..ya sudah Fay,aku berangkat dulu.See you..:)
Lagi-lagi aku senyum-senyum sendiri,kubalas sms dari Umay itu.
To : Umay
Text : Hehehe..baiklah Umay.See you too ;)
Kukirim sms itu.Setelah tak ada balasan dari Umay,aku melihat Acha.Tak kusangka,ternyata Acha sudah tertidur,hehehe.Aku tersenyum melihat Acha,aku sangat gemas melihat Acha saat sedang tertidur.Mukanya manis sekali.Tak beberapa lama,aku pun juga tertidur….

  “Abiell….bangun yukk,sudah pukul 5 pagi,waktunya sekolah..” teriak Acha sambil mengguncang-guncangkan tubuhku

“Hoammbb..Eh Acha,iya cha bentar..” balasku sambil menguap karena masih mengantuk

Sepertinya Acha juga baru bangun,aku segera mengambil handuk,begitu juga Acha,kita sama-sama mandi namun di kamar mandi yang berbeda.
Tak beberapa lama kemudian,aku selesai mandi.Aku segera masuk ke kamar dan berganti seragam sekolah.Rambutku kukuncir kuda dengan pita berwarna putih bercorak bunga melati.Setelah siap,aku menunggu Acha,Dewi dan Nazla di sofa ruang tamu.
“Hay kak Abielll..” sapa Dewi dan Nazla tiba-tiba

“Pagi juga Nazla,Dewi..kalian cantik banget..” balasku sambil tersenyum melihat Dewi dan Nazla memakai seragam merah putih,Dewi dengan rambut kriting yang dikuncir dua,dan Nazla dengan rambut lurus yang dikepang kecil-kecil.

“Hehehe..kakak juga cantik..” balas mereka serempak sambil tersenyum manis

“Makasih banyak adek-adekku yang cantik,ya sudah kalian ke mobil dulu sana,kakak masih nunggu kak Acha” ajakku

“Oke kak..” balas mereka berdua sambil bergandengan menuju mobil

Tak lama kemudian,keluarlah gadis manis dengan rambut berhiaskan bando berwarna merah,memakai seragam merah putih dan menyangking tas berwarna merah.Ya,merah warna kesukaanya…
“Hay abiell..yukk..” ajak Acha sambil menggandengku

“Wah..Acha,kamu manis banget sihh..” ujarku gemas dan mencubit pipinya

“Makasih abiell..kamu juga cantik..hehehe..yukk..” balasnya sambil tersenyum malu

“Oke,yukk” balasku sambil berjalan menuju mobil yang sudah diparkirkan di depan rumah.

Aku dan Acha segera menaiki mobil.Terlihat Dewi dan Nazla sudah menunggu di dalam mobil.Segeralah,kami menuju ke sekolah.Sesampainya di sekolah,Aku,Acha,Dewi dan Nazla segera menuju ruang kepala sekolah untuk menyelesaikan pendaftaran Acha dan Dewi.

“Permisi buu..” ujar kami sopan sambil membuka pintu ruang kepala sekolah

“Iya nak…silahkan masuk” jawab Bu Rianty yang merupakan kepala sekolah

“Begini bu,saya mau menyelesaikan pendaftran saudara saya..” ujarku sopan

“Oh baiklah,namanya siapa..” ucap Bu Rianty sambil membuka-buka buku pendaftaran sekolah

“Raissa Safanah Arif dan Luh Made Gede Nabiella Dewi Wiwaha..” jawabku menyebutkan nama lengkap mereka berdua

“Hmm.. ohh,Raissa??yg mana ya??” tanya Bu Rianty sambil menatap lembut kami berempat

“Saya bu,saya Raissa Safanah Arif,Acha panggilannya” jawab Acha sambil tersenyum sopan

“Lalu,yang bernama Luh Made Gede Nabiella Dewi Wiwaha,siapa?” tanya Bu Rianty kembali

“Saya bu,Luh Made Gede Nabiella Dewi Wiwaha,dan bisa dipanggil Dewi” jawab Dewi sambil tersenyum simpul

“Hmm.baiklah nak.Acha,kamu masuk kelas 6-A,dan Dewi,kamu masuk kelas 5-A … apakah ada yang perlu ditanyakan?” ujar Bu Rianty sambil tersenyum ramah
“Tidak bu.Kalau begitu,terima kasih banyak bu,selamat pagi.” jawab kami berempat sambil berpamitan

“Iya nak,sama-sama,selamat pagi juga..” ujar Bu Rianty membalas senyuman kami

Aku,Acha,Nazla dan Dewi segera keluar dari ruang kepala sekolah.Aku dan Acha masuk ke kelas 6-A,dan Nazla juga Dewi masuk ke kelas 5-A.Karena Acha anak baru,ia duduk di sebelahku,aku meminta temanku,Rara untuk pindah di sebelah JP.Tak beberapa lama kemudian,bel sekolah berbunyi.Bu Azhura,memasuki kelas 6-A.
“Selamat pagi anak-anak..” sapa Bu Azhura memasuki kelas

“Selamat pagii buuu..” jawab teman-temanku serempak

“Di kelas kita,kedatangan murid baru… Silahkan nak…” ujar Bu Azhura mempersilakan Acha untuk memperkenalkan diri

“Hay teman-teman…nama saya Raissa Safanah Arif,bisa dipanggi Acha.Saya pindahan dari Bandung.Mudah-mudahan teman-teman mau menerima saya dengan baik,terima kasih.”

“Baiklah,Acha..terima kasih,silahkan duduk kembali” ujar Bu Azhura ramah

“Sama-sama bu.. “ jawab Acha kembali duduk

Acha kembali duduk di sampingku
“Cha… anak yg duduk di baris kedua duduk jendela itu siapa?” tanya Acha bertanya kepadaku

“Itu Muhammad Raynald Prasetya,panggilannya Ray “ kenal Fay

“Ohh,cowoknya kereenn yakkk..” puji Acha

“Eciyyee,kerenn apa kerenn nohh??hahahayy” goda Fay

“Apaan sihh ihhh -___-" jawab Acha

*bersambung dulu yak :D
















Jumat, 20 Januari 2012

RASA CINTA AWAL JUMPA eps4

RASA CINTA AWAL JUMPA
Eps4

   “Hemm… kamu ga apa-apa?” ucapnya

“Eh..ehh.. ga apa-apa kok” ujarku gugup

“Oh ya,namamu siapa?” tanyanya

“Namaku Fay Nabila dr klas 6A.. kalok km?” jawabku dan kembali bertanya lg

“Kenalin,aku Rio dari kelas 6B … “ jawabnya. What?? Rio?? Rio itu kan pemain basket paling handal dan berprestasi di sekolahku,dan punya pacar namanya Ify

“Woy.. buruan Io.. yang lain nunggu tuh” teriak seseorang dr belakang namanya Lintar

“Iya..iya..bentar…,Eh..Fay,gw duluan ya… “ ucapnya sambil meninggalkanku

“Eh iyaa…” jawabku
“Faaaayyyyy,,. Cepetan dong.. lama tahukk…mau loe dilahap Bu Azizah.” teriak Brandon yang berdiri di depan pintu ruang guru

“Iya Brandon.. sabar dong…” jawabku sambil berlari kecil menuju Brandon

Kami pun memasuki ruang guru dengan penuh hati-hati.


JJJ

  Tinn..tinnn…suara mobil yaris merahku menunggu di depan gerbang sekolah.Rupanya,Nazla sudah menungguku sambil meminum susu kotak rasa strawberry miliknya.

“Eh Kak Fay.. tumben,lama keluarnya,knapa?  tanya Nazla manis

“Iya nih dek,kakak tadi habis ngasih LKS BI ke Bu Azizah,jadinya lama,pakek acara tabrak-tabrakkan lagi sama Rio..haduhh “ jelasku sambil mengusap keringat dengan sapu tangan warna biruku


“Ouh..ehh..apa tadi kakak bilang??nabrak kak rio.. kapten basket,yang super keren itu?? Oh ya pak,jalan ajah yaa..” kaget Nazla,ia berteriak tepaaattt di  telingaku

“Iya Nazlaa.. biasa ajah lagii.. gag usah pakek teriak-teriak di telinga kakak.. “ kesalku,sambil mengeluarkan I-phone ku dari dalam tasku (ciyee..I-Phone..wkwkwk)

“Ya..maapp.. … hehehhe… “ cengingis Nazla,dan itu jurus andalannya supaya aku gag kesel and marah lg sama dia

“Iya.. adekku yang cantikkk…” ucapku sambil mencubit pipi Nazla

JJJ

  Sesampainya di rumah,aku segera mandi dan berganti baju.Aku memakai celana jins selutut dengan gambar bunga-bunga ber-glitter putih di bagian lututnya,dan memakai kaos kuning bergambar matahari.Setelah itu,aku segera menyalakan televisi di kamarku..Kira-kira dua puluh menit kemudian,aku tertidur.Waktu aku tidur,aku bermimpi,aku terbang menaiki kuda poni lucuuu sekali bersama seorang pangeran,mengelilingi lautan,samudra,terbang dengan burung,asyikk sekali.Namun,saat aku ingin melihat wajah pangeran itu,aku terasa jatuh dari langit..aaaaa… jedaggg.. ternyata,aku jatuh dari tempat tidurku,setelah kulihat jam dinding,ternyata sudah pukul ENAM PAGI,ohh tidakkk..aku kesiangannnnn…Aku bergegas mandi,dan berganti seragam.Aku tidak sempat sarapan,dan segera menaiki mobil,Nazla sudah menunggu sambil bermain Ipad.

“Pak..jalan.. haduhh.. cepet ya pak..” ucapku sambil sibuk mengikat sepatuku

“Ihh..kakak kesiangan ya..Biasanya kepagian,ehhh…sekarang kesiangan” ledek Nazla sambil tetap memainkan Ipad nya.

“Ihh.apaan sich..rese dehh..” kesalku sambil terburu-buru menyisir rambutku dan mengikatnya menjadi dua

“hahahah..maaf. “ ujar Nazla

JJJ

  Kami pun sampai di sekolah.Untung saja,aku belum terlambat.Aku segera berlari menuju kelasku.Fyuhh..akhirnya aku sampai juga.

“Fyuhh..fyuhh.. capekk..” keluhku sambil menaruh tasku di bangku

“Fay… “ panggil seseorang dari belakang

“Eh..Ray,kukira siapa…heheehh” tolehku

“Oh ya…buruan baris,sebentar lagi kan upacara” ingatnya

“Apa?? Upacara” ucapku kaget.Aku kaget,soalnya aku lupa,tahu gitu kan aku sarapan dulu,aku kesiangan lagi tadi,gag sempet sarapan.Haduhh..moga-moga maag ku gag kambuh
“Iya..upacara,emang kenapa?” tanya Ray bingung

“Eh..enggak kok… aku kaget ajah,hehhehe” cegingisku,padahal aku kan shock bngt,pakek acara kesiangan lg tadi.haduhh..

JJJ

  Upacara pun dimulai,aku segera mengambil barisan sesuai dengan kelasku.Namun,di sela-sela upacara,rasanya berat sekali mataku,dan akhirnya...... . Aku sudah ada di ruangan UKS,aku kaget sekaligus bingung,kenapa aku bisa ada di UKS.Tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang sepertinya dia PMR di sekolahku.

   “Hay… maaf namaku Umay,aku tadi membawamu ke sini,karena kamu pingsan.” Jelasnya

  “Ouhh.. jd td aku pingsan,,hehehhe” cengingisku paham


  “Iya… hayoo.. kamu gag sarapan ya td…” sindirnya halus

  “hehehhe..iya..abisnya aku kesiangan” cengingisku sambil garuk2 kepala yang tidak gatal (malu jugak XD)

  “Tuh kan..lain kali sarapan ya,ini aku kasih,makan ya..mumpung masih hangat… dan agar perutmu terisi,abis itu kamu minum obat ini dehh” ucapnya sambil menyodorkanku mie rebus yang memang masih hangat

   “EHh..ttterrima kasih ya,Umayy..” ujarku agak gugup

   “Iya..sama-sama Fay” ujarnya lembut sambil tersenyum

Umay… udah keren,baik banget.Haduhh.. ini sekolah apaan cobak,banyak banget cowok keren di sini,Ray lahh..Umay lahh…Rio lahh..Ozy lahh…Deva lahh..Debo,bla..bla..bla.Aku sich jugak seneng,tiap hari ketemu cowok-cowok ganteng udh gitu baik,tapi aku gag th,suatu saat siapa yang bakal jadi jodohku,ehh..ehh.. kok jd ngehayal yang enggak-enggak.Aku pun segera memakan mie rebus itu hingga habis.Dan kemudian Umay datang menghampiriku.

“Fay… udh dimakan mie rebusnya?” tanyanya lembut

“Ehh..ehhh..sudahh kokk..sudah habis malahan..heheh abisnya enak banget…” ujarku tetap gugup

“Wahhh…kamu lapar sekali ya,ya sudah sini mangkuknya biar aku kembalikan,kamu gag balik ke kelas,upacaranya udah selesai lho,tapi kalok badan kamu masih gag enak,km tidur di sini ajah dulu” tawarnya lembut
“Ah sudahh…badan aku agak enakan kok.. aku balik ke kelas dulu ya,Umay… aku takut ketinggalan pelajaran,makasih ya Umay..” elakku lembut

“Ya sudah,apa perlu aku antar?” tawarnya

“Enggak usah,aku bisa sendiri,terima kasih banyak ya,Umay” ujarku

 Aku pun segera kembali kelas,sepertinya sedang pelajaran bahasa inggris yang dibimbing Bu Farah.Sepertinya,bangku telah dipindah pasangannya oleh Bu Farah,aku tak lagi duduk dengan Ray,melainkan…..
“Tok..tok..tok” kuketuk pintu kelas tiga kali,lalu masuk ke kelas

“Iya.. masuklah nak…” ucap Bu Farah lembut

“Maaf bu,saya Fay Nabila,saya baru dari UKS” izinku

“Oh..baiklah Fay… sekarang kamu duduk di sebelahh.. JP ya…” ujarnya

“Hmm..ohh.baik bu” jawabku sambil tersenyum

Aku segera menuju ke bangkuku di sebelah JP.

“Hay JP..” sapaku

“Hay Fay… Bu Farah itu menurutku lebih parah daripada Bu Azizah” ujarnya sambil memasang wajah kesalnya

“What?? Bu Farah kamu bilang lebih parah daripada Bu Azizah?? Ya gag lah JP..JP… ngayal ya,udh jelas-jelas Bu Farah itu baik banget gitu lho… sifatnya hampir sama seperti Bu Azhura…” elakku sambil berteriak kecil

“Hmm.. “ JP berdehem

“Terus..kamu kenapa kok bisa bilang Bu Farah lebih parah daripada Bu Azizah?” tanyaku sambil mengeluarkan buku bahasa inggris

“Buktinya,Bu Farah memindah bangku kita,yang tadinya aku duduk sama Deva…” polosnya

“Hahahaha.. jadi itu yang buat kamu bilang kayak gitu..JP…JP.. kamu itu ya” ujarku sambil menonyor kepala JP pelan dan lembut

“Ahh..Fay… “ JP tersipu

JJJ

  Kring..kring..bel berbunyi,Bu Farah mengakhiri pelajaran bahasa inggris pada hari itu.

“Ok students,thank you for attention on this day,good morning everbody” akhirnya

“Gooddd…morninggg Ms Farahhhh” ucap anak-anak serempak

Teman-temanku segera beranjak dari kelas hingga kelas terlihat sepi.Ray dan Deva yang sebangku,sepertinya sudah akrab,ngacir ke luar kelas.Tubuhku masih lemas,aku hanya istirahat di kelas,sambil memakan roti isi keju yang diberikan Umay tadi (sorry td gag aku ceritakan..heheh :p).Tiba-tiba ada yang memasuki kelasku.Dan ternyata…..

“Hay Fay…masih ingat aku kan?” ujarnya

“Ehh Umay.. masih dong…!” balasku

“Kamu masih lemas ya?” tanyanya lembut

“Hemm..lumayan sichh…” jawabku

“Besok jangan lupa sarapan ya…gaswat lg dehh kalok km pingsan” sarannya

“Oke” jawabku singkat

“Fay..aku duluan ya,mau ke UKS…sampai jumpa” ucapnya

“Baiklah,dadahhh” balasku sambil tersenyum

Tiba-tiba … JP datang ke kelas dengan ngos2 an dan keringat yang bnyk mengucur di dahinya.

“Fay..Fay… akuu..akuu…” katanya tak jelas

“Kamu kenapa sich… kyk hbs dikejar maling ajah,duduk sini lo,ngomong yang jelas” ujarku

“Aku… baru jadian sm Ryan…aaaaaa…” ujar JP tersipu

“Hah??? Ryan?? Astaga JP..JP…km kok blng2 aku sichh” balasku tertarik dengan omongan JP

“Aku kan jg g th jadinya begini.. “ ujarnya sambil mengusap keringat di dahinya dengan tisu

“Hahhaha..selamat ya JP,moga-moga langgeng deh” doaku sambil tertawa geli

“Hehhee..makasih deh Fay,aku doain jg km cepet dpt gebetan,ehhh..keceplosan…” ceplos JP

“Wehh..ya udah makasih bnyk JP cantik” rayuku

“Iya…fay Cantik” balas JP sambil ikut2 an memuji

Oh iya…Ryan itu anak kelas 6-C,katanya dia udah ngagumi JP lama,dan puncaknya jd seperti ini…aku juga gk nyangka..hahahaha..Ryan juga bendahara koperasi di sekolahku.Jadi,Ryan pintar dalam berhitung.

JJJ

  Kring—kring---kring… bel pulang berbunyi (cepet banget ya,hehhe :p).Aku segera merapikan buku-buku dan memasukannya ke dalam tas.Aku segera menjemput adikku di kelas 5-A.

“Fay…duluan ya..bye” ucap JP

“Ehh..iya JP…makasih ya,bye jugak” balasku sambil melambaikan tangan

Aku menunggu adikku di luar kelas.Lalu ada yang menepuk pundakku dari belakang.

“Hey…” ujar seseorang dari belakang

“Ehh..kamu tho Umay….” balasku kaget

“Iya.. kamu ngapain di sini?” tanyanya

“Nunggu adik aku,Nazla… dia belum pulang.hehehe” balasku sambil tertawa kecil

“Ohh..aku duluan ya,Fay…byee” ucapnya

“Bye jugaaa” balasku

Beberapa menit kemudian,gadis cantik,dengan rambut yang diurai dan memiliki poni di dahinya lalu menggandengku.

“Kak Abiel..ayo kak…” ajak Nazla

“Iya dehh..ayoo” balasku dan menggandeng tangan mungil Nazla

“Nazla,Aura mana?”tanyaku

“Aura tadi pulang duluan soalnya dia sakit demam tiba-tiba.” jelas Nazla

“Oh gitu..” jawabku singkat

“Emang kakak td gag tanya kak JP?” tanya Nazla sambil berjalan menggandengku

“Nggak… Kak JP lg kesenengan tuh.. aku sampek lupa nanyak.” jawabku sambil tertawa kecil

“Kesenengan kak? Kenapa?” tanyanya kembali

“Habis jadian sama Kak Ryan” jelasku

“Hah??iya?? wahh… kalok kak JP udh punyak,kak abiel?” goda Nazla

“Hahahha.. kamu itu ya bisa ajahhh” ujarku sambil menyenggol pelan Nazla

Aku dan Nazla segera menaiki mobil yang sudah terparkir di halam sekolah.Rupanya,kami dijemput oleh Paman Ridwan,pamanku yang tinggal di Bandung.

“Eh..Abiel..Nazla sudah pulang,ayo naikk..” ujar Paman Ridwan

“Paman Ridwan??Wahh..paman ke Jakarta nih… kapan sampainya?” sambut Nazla histeris

“Hahhaha… tadi pagi setelah kamu berangkat sekolah,paman datang bersama keluarga paman.” Jelas Paman sambil tertawa melihat tingkah Nazla

“Paman bersama keluarga? Berarti dengan Dewi dong…asyikk..Dewi  nya mana,paman? tanya Nazla tetap histeris

“Nazla.. biasa ajah dong,histeris amat…” ucapku kesal

“Biarin..wekk” balas Nazla mengejek

“Ihh..wekk” balasku dengan mengejek juga

“Kalian itu ya tetap ajah dari dulu sampek sekarang sukanya mengejek..hahahha..tapi mukaknya tambah imut deh,Iya Dewi ada di rumah,ada Bibi,Acha juga ada di rumah,tapi sedang tidur karena kecapekan,heheheh” jelas Paman sambil tertawa melihat tingkah kami (ehh lupa..sambil nyetir jugak,heheh :p)

“Oh gitu,paman… seharusnya Dewi ikut jemput aku,biar tambah seruu..hehheh” bayang Nazla sambil memakan biscuit cokelat

“Ya kan..Dewi kecapekan,Nazla..” nasihatku.

Tapi,aku bener-bener seneng banget,soalnya ada Acha.Raissa Safanah Arif,itulah nama lengkapnya.Acha adalah saudaraku yang paling dekat dan akrab.Acha tinggal di Bandung,dan dia home schooling  karena dia adalah model yang harus tampil di mana-mana,selain itu,dia juga memiliki suara yang indah.Dia adalah teman curhatku,kadang,aku curhat lewat sms.Oke dehh.. perkenalan Acha nya udh ya,kita back to story ku… capcus…

“Yeee…bukannya kak abiel juga seneng kalok ada kak acha?” ujar Nazla sambil tertawa

“Hehehe..iya sich” cengingisku malu

“Tuh kann.. huwehhh” ujar Nazla bangga

“Iya,,iya.. wkwkwk” tawaku

JJJ

   Sesampainya di rumah,aku segera menemui Acha di kamar tamu.Sebelum itu,aku melepas seragam sekolahku dan menggantinya dengan baju santai tanpa lengan berwarna merah dan celana jins polos selutut.Aku mendapati Acha sedang menonton televisi di kamarnya (maksudku kamar di rumahku yang ditempati Acha).

“Cha…??” panggilku kepada Acha

“Abiel??” balasnya kaget menyambutku

“Hay Acha..aku kangen banget sama kamu..” ujarku sambil berlari memeluknya

“Ya Abiell…aku juga kangen banget sama kamuu..” balasnya memelukku

“Acha.. kamu sampek kapan di sini,aku harap kamu lama nginep di sini…” ucapku sambil melepas pelukan secara lembut

“Abiell.. mudah-mudah an aku lama di Jakarta ya,hehhehe” ucapnya sambil tersenyum manis

“Amin,hehehe.. oh ya?bagaimana dengan sekolahmu?” tanyaku sambil memegang tangan Acha
“Guru home schoolingku sementara aku ajak ke Surabaya…hehehe” jelasnya

“Oh ya?? Mana gurumu sekarang??” tanyaku penasaran

“Sepertinya sedang istirahat… dengan begini,kamu kan jugak bisa les dengan guruku…namanya Kak Dea,dia sudah kuliah,dan mengambil jurusan pendidikan,cita-citanya menjadi guru SMP lho.. heheheh… baik banget lo Bu Dea itu..” jelasnya

“Oalah..hehhe.. Cha,masih ingat….” ucapku sambil menggelitikinya

“Hahahah… geli..gelii..ampunn..ampunn…” ujarnya sambil menggeliat-geliat tak tahan

“Wkwkwkkw…Cha..Cha….” tawaku kencang

“Biel.. udh punya pacar belomm??” tanyanya sambil tersenyum lucu

“Ahh..apaan sich Cha.. belom lahh… wkwkkw..single tapi happy,lah kamu Cha?” tawaku dan menyenggol sikut Acha

“Hahahahha… tapi kamu kepingin kan??” godanya

“Apaan sich Cha..Cha..ada-ada ajah…” elakku sambil tersenyum malu

“Sama biell..aku juga belom punyak,hahaha.. aku kan home schooling,jd boro-boro punya pacar..kenal ama cowok ajah jarang..hahahah” tawanya lepas

“Toss dulu dong…hahaha” ujarku meminta balasan tangannya

“Hhahaha.. tosss” balasnya

Ketika kami sedang bercanda dan melepas rindu..samar-samar terdengar pembicaraan orang tuaku dan orang tua Acha di ruang keluarga.Aku dan Acha yang penasaran segera mengintip dari dalam kamar…. Dan ternyata….


                                           -Bersambung-





Apa yang sedang dibicarakan orang tua Abiel (Fay Nabila) dan orang tua Acha (Raissa Safanah) ??? Tunggu part selanjutnya ya.. hanya diii… RASA CINTA AWAL JUMPA..eyaa//eyaaa..sorry mbulet,heheh









RASA CINTA AWAL JUMPA eps3

RASA CINTA AWAL JUMPA (eps3)

Maaf anak-anak.. td ada panggilan dari kepala sekolah untuk ibu, baiklah,nak,lanjutkan perkenalanmu,maaf membuat kalian penasaran” ucap Bu Azhura mohon maaf

“Baik bu… Nama Saya Muhammad Raynald Prasetya,kalian bisa panggil aku Ray,aku adalah pindahan dari SMP Kebudayaan Seni.Saya harap kalian bisa berteman dekat dengan saya,terima kasih” kenal anak cool itu yang bernama Ray

“Yakk… baiklah Ray,terima kasih,hemm..silahkan kamu duduk di dekat …. Hemmm.. Fay,itu anak yang berambut lurus sepundak dan memakai bandana ungu” ucap Bu Azhura sambil menunjuk diriku.

Ray pun segera berjalan ke arahku dan menempati bangku kosong di sebelahku.Aku menatapnya,tapi.. hanya dengan mata,wajahku tetap mengarah kepada buku matematika yang ada di depanku.Yaa..seperti kalian tahu,aku gugup dan malu kalau berpapasan dengan anak yang baru aku kenal apalagi dengan cowok.Tiba-tiba Ray mengulurkan tangannya dan mengajakku berkenalan.

“Hay.. namaku Ray,namamu siapa?” ucapnya sambil mengulurkan tangannya kepadaku

“Ehh..hay juga,aku Fay Nabila Rizka Alexander,bisa dipanggil Fay” balasku sedikit gugup sambil membalas uluran tangannya

“Oh.. senang berkenalan denganmu,Fay...” ucapnya sambil tersenyum.Ya Tuhan… KEREN bngt sumpah… haduhh.. aku coba mengontrol diriku,walaupun sebenarnya aku ingin sekali mencubit dan mencium pipinya,hehehhe

“Aku juga,Ray” ucapku dengan tersenyum,ikhlas lho ..hehehehehe

JJJ

“Kringgggg…” bel istirahat berbunyi.Bu Azhura mengakhiri pelajaran matematika pada hari itu.

“Baiklah anak-anak… kalian boleh istirahat,selamat pagi” akhir bu Azhura

“Selamat pagi buuu…” balas anak-anak kelas 6-A serempak

Setelah Bu Azhura meninggalkan kelas 6-A.. anak-anak segera berlarian keluar,termasuk JP dan Brandon,sepertinya Brandon akan mengembalikan bola futsal milik Pak Duta,kalok JP ke kantin bareng Deva.hahhaha… lo,.ehh..ehh.. aku gag nyadar ternyata di kelas hanya ada aku dan Ray,yak berdua saja,Ray terlihat memandang wajahku,aku hanya meliriknya namun wajahku tetap mengarah terhadap buku yang ada di atas mejaku.Tiba-tibaaaa….
“Ciyee.. Fay dapet gebetan baru nih yee” ucap cewek berambut panjang dan dihiasi oleh pita berwarna kuning cerah

“Ih..ngagetin aku ajah sich kamu,Sa..” balasku kesal terhadap cewek berpita kuning cerah itu yang namanya Elsa.. Elsa Rumingkang,Rumingkang itu club tari tradisional di sekolahku.Anggotanya itu Elsa,Aulia,Nadia,Feby,Shanie.Aku seketika liat Ray,dia malah cekikikan.Tak tahu napa tuh anak??

“Hhhaha.. maaf, kamu marah ya??jangan dong,liat tuh Ray ajah cekikikan .. lah kamu,ngambek..Fay cantik jangan ngambek dong…” ucapnya sambil cengengesan

“Sapa lagi yang ngambek,emangnya aku bayi apa ya?? Dasar ngeselin.. “ ucapku sambil cemberut

“Hahahhaha… keep smile dong… ya udah deh,aku keluar dulu ya badmood nih..” ucapnya sambil meninggalkanku

“Ya sudah sana…husss..husss..” usirku, (jahat ya,wkwkwkwk)

Elsa pun pergi meninggalkanku dan Ray berdua,yaaa.berdua lagi.Aku sebenarnya salah tingkah,aku cobak mengontrol tingkahku.Aku ingin ke lab computer,aku mengajak Ray.

“Wkwkwkkw..” tawa Ray pelan
“Eh.. kamu kok ketawa, jangan-jangan kamu…. “ ucapku mengada-ada

“Apa ajah tho Fay..Fay .. wkwkwk.. “ ucapnya sambil geleng-geleng kepala

“Heheheh,.. eh aku mau ke lab computer dulu nih pengen cari rumus matematika,kamu mau ikut gag?”izinku sambil menawarkan

“Hemm?? Lab computer,emangnya istirahatnya msh lama?” tukasnya

“Iya lah.. masih satu jam lagi,hari ini hari Senin,kan..kalok hari Senin dan Selasa itu istirahatnya satu setengah jam soalnya sore nya ada bimbel sampek jam 4 sore” jelasku

“Wahh..lama juga ya,aku ikut dong,bolehkan” ucapnya memohon

“Ehh..ehh..boooboo…leeehh..boleh kok” ucapku kaget dan gugup

“Boleh apa boleh tuh” ucap Ray sambil menyenggolku dan menyipitkan salah satu matanya

“Ahh,apaan sih Ray,ya udah ayo cepetan ntar keburu komputernya penuh” balasku dengan muka merah
“Hehhe.. ya sudah,ayo..” ajaknya sambil menggandeng tanganku

JJJ

   Setelah aku dan Ray berlari,sampailah kami di depan lab computer.

“Eh Fay.. jadi ini lab computernya.” tanyanya

“Iya.. ini lab computer sekolah kita,kalok istirahat akses internet LAB dibuka,tapi kalok lg pelajaran biasanya dimatikan kecuali kalok ada tugas tertentu yang harus menggunakan internet” jelasku panjang lebar

“Ohhh.. besar juga ya..” ucapnya sambil terkagum-kagum

“Ya sudah,yuk kita masuk” ajakku

Di dalam lab computer,ternyata di sana ada Deva dan JP yang sedang bermain computer,yaaa…. Bangkunya sich beda,tapi mereka lagi chattingan sepertinya,wkwkwkkw..lucu juga.Ehh..sepertinya sudah penuh,tinggal dua computer yang belum dipakai,pass.. satu untukku dan satu lagi untuk Ray.Aku segera cepat-cepat menarik tangannya dan mengajaknya duduk.

“Ray,ayo cepat,kebetulan tinggal dua computer,ayo cepat keburu direbut orang”ajakku sambil menarik tangannya
“Oh iya Fay..ayooo” balasnya kembali

“Huffttt.. ya sudah,kamu duduk di situ,dan aku duduk di sini ya.Ray” pintaku

“Ya sudah baiklah.. aku mau buka aktivasi chatting chater” ucap Ray

JJJ
   “Ayo Ray… kita kembali ke kelas,sebentar lagi bel masuk berbunyi” ujarku

   “Oh..benarkah?? baiklah” jawabnya sambil mematikan computer

Segeralah,Aku dan Ray kembali ke kelas.Benar saja,bersamaan dengan aku masuk ke kelas,bel berbunyi,terlihat murid2 berlarian memasuki kelasnya masing-masing tak terkecuali Brandon,JP,Deva,aku dan Ray yang segera menduduki bangkunya masing-masing.

“Hufffttt… untung saja kita sampai tepat waktu,kalau tidak,kita bisa kena marah ms.killer” ujarku ngos-ngosan

“Hoshh..hoshh..iya ya.. ehh.. apa kamu bilang td?? Ms killer?? Hahah.. siapa cobak ms killer” ucapnya ngos-ngosan sambil tertawa

“Hehhe.. ms.killer itu julukan guru bahasa Indonesia di kelas kami,nama aslinya tentu bukan ms killer melainkan Bu Azizah” jelasku

“Oalah.. jadi habis ini pelajaran guru killer?” tanyanya serius sambil mengusap keringat di wajahnya dengan sapu tangan

“Iya… aku ajah deg-degan,ntar jangan kaget ya,cantik sich gurunya,tapi killer nya minta ampun” ucapku sambil cekikikan

“Xiixixixi..” Ray tertawa kecil

Kelas terasa ramai,karena guru killer,upsss… maksudku Bu Azizah belum juga memasuki kelas.Teman-teman di kelasku semakin ramai tak karuan,tiba-tibaaa

“Heyy…diam semuaaa” teriakan keras membuat suasana kelas menjadi tenang..tenang dan saaannngggaaatt tenang

“SStt…fay..fay.. itu siapa?” bisik Ray bertanya kepadaku

“Diamlah.. itu Bu Azizah… diam saja,kalau tidak,kita bisa jd santapan” suruhku sambil bercanda

“Xixiixixi..baiklah “ Ray tertawa kecil
“Anak-anak… keluarkan LKS bahasa Indonesia kalian” suruh Bu Azizah tegas

Serentak.. aku dan teman-temanku mengeluarkan LKS bahasa Indonesia

“Dibuka halaman 82.. di situ ada soal evaluasi,dikerjakan sampai dengan halaman 85.. ibu ada rapat guru,dimohon dikerjakan,dan JANGAN RAMAI, siapa ketua kelas di sini?” ucap Bu Azizah tegas

“Saayyaa..buuu” ucap Brandon sedikit tegang,Brandon memang ketua kelas di kelasku,sebenarnya sich bukan Brandon melainkan temanku lainnya yang bernama Patton,namun Patton telah pindah sekolah di Bandung.Lanjut cerita yaa..

“Yakkk..Brandon.. pimpin teman-temanmu,pekerjaan harus sudah selesai hari ini,kalau sampai ada temanmu yang ramai,catat lalu berikan pada ibu akhir pelajaran nanti,nanti kalau sudah bel ganti pelajaran,kumpulan LKS teman-temanmu lalu berikan kepada sekretaris kelas ini dan berikan kepada ibu di ruang guru,siapa sekretaris kelas ini?” ucap bu Azizah

“Saya bu” ucapku tegas,eh iya teman,aku adalah sekretaris 1 di kelas ini,jangan kaget ya,hehheheh

“Baiklah Fay,laksanakan tugasmu nanti,dan semuanya ayo kerjakan,ibu tinggal dulu,selamat pagi” akhir Bu Azizah
“Pagiii bbuuu” jawab teman-temanku serempak

Teman-temanku segera mengerjakan tugas dari Bu Azizah,ya sebagian bersorak karena ditinggal Bu Azizah,Brandon menegurnya dengan keras,suasana kelas menjadi tetap hening,aku berbicara kecil dengan Ray

“Tuh td guru killer,Bu Azizah,gimana?? Killer kan..” ucapku sambil cekikikan

“Iya…sumpah..killer banget,ya udah,ayo kerjakan LKS,Fay.. nanti kenak minyak panas, ehh..” canda Ray

“Wkwkwkwk.. bs ajah” tawaku

JJJ
   Tak terasa,jam pelajaran bahasa Indonesia telah selesai.Seperti yang diperintahkan Bu Azizah td,aku segera mengumpulkan LKS BI teman-temanku.

“Teman-teman ayo LKS yang sudah selesai dikumpulkan di sini” seruku sambil menunjuk meja guru yang berada di depan meja JP dan Deva

Satu per satu teman-temanku mengumpulkan LKS masing-masing.Dan setelah kupastikan sudah terkumpul semua,aku dan Brandon segera membawanya ke ruang guru dan menemui Bu Azizah.Namun ketika akan menuju ke ruang guru… “ Bruggg” aku terjatuh dan seseorang menolongku.. aku segera bangkit dan kulihat siapa yang mengangkatku.Terlihat,cowok tinggi,keren dan terlihat sedang membawa bola basket.Aku terpanah melihatnya.



-bersambung-

Kira-kira siapa ya cowok itu?? Tunggu part selanjutnya..  JJJJ